Proyek KJG
Donggi Senoro Building Package
Pertamina Blue Sky Refinery Project

Contact Us

[ UAV / MATA ]

Mesin Angkasa Tanpa Awak (MATA)

Berkembang pesatnya industri dan teknologi penginderaan jauh berbasis MATA (Mesin Angkasa Tanpa Awak)-yang sering kali disebut sebagai drone atau UAV (Unmanned Aircraft Vehicle)- yang akurat serta dan lebih praktis, memungkinkan perencanaan dan manajemen proyek yang lebih matang dan tepat sasaran. Hasil foto udara dengan resolusi tinggi dan metoda photogrammetry presisi (serta LIDAR) menjadi alat yang bermanfaat dan powerful untuk meninjau serta mengevaluasi proyek pada seluruh tahapannya. Salah satu pelopor dalam bidang penerapan teknologi MATA pada penelitian lapangan untuk bidang ekologi dan konservasi adalah Irendra Radjawali. Irendra Radjawali adalah lulusan S1 teknik sipil dari ITB, program magister ITB untuk Perencanaan Kota, program magister Universitas Sorbonne, Perancis- dalam bidang Geografi, serta program doktoral untuk bidang Geografi dari universitas Bonn, Jerman. Ia meneliti, mengembangkan dan berhasil mendemonstrasikan (Research, Development and Demonstration) teknologi pemetaan presisi dengan teknologi MATA dalam riset lapangannya di Kalimantan Tengah. Dalam penelitian lapangannya, Irendra, bersama dengan penduduk desa setempat, memetakan wilayah adat. Irendra bersama masyarakat dengan metodologi ilmiah dan teknologi MATA, mampu menyelesaikan masalah tumpang tindih lahan antara lahan adat dan perkebunan sawit. Teknologi yang relatif murah dan cukup presisi ini terbukti mampu menjadi data kunci yang memenangkan tuntutan masyarakat adat dalam mempertahankan batas wilayah mereka, hingga ke mahkamah konstitusi. Bukan hanya berhenti di situ, kajian dan hasil riset Tim Irendra dianggap signifikan dan ditampilkan dalam COP 21 (Conference of the Parties) di Paris akhir tahun 2015, mengenai langkah dunia dalam mengambil langkah nyata untuk mengantisipasi dampak perubahan iklim. Karena dianggap krusial, konferensi ini dihadiri oleh banyak kepala negara di dunia. Interaksi antara ilmu pengetahuan, teknologi, dan masyarakat (science, technology, society) ini sudah menjadi kajian yang cukup dikenal di negara-negara maju. Interaksi positif ketiga aspek ini yang dipercaya sebagai basis terbentuknya kultur dan tatanan masyarakat yang lebih maju dan makmur. Dalam skala yang lebih luas dan tingakatan yang lebih tinggi, bersinerginya ilmu pengetahuan, teknologi dan kebijakan (science, technology, policy) memungkinkan pembangunan cepat sebuah negara yang berpenduduk lebih dari 1 miliar dalam waktu kurang lebih satu generasi saja.
Encona Interdisciplinary, Innovation and Data Driven Approach, (EIDARA) – MATA
EIDARA-MATA merupakan filosofi kerjasama antara Encona Engineering dengan Irendra Radjawali melalui MATADATA nya. Kedua pihak sepakat untuk bersinergi dalam pengembangan dan aplikasi teknologi MATA dalam kaitannya dengan berbagai industri, utamanya adalah industri konstruksi infrastruktur dalam wawasan luas pengembangan wilayah. Teknologi MATA juga telah menjadi bagian dalam berbagai industri, antara lain militer, pertahanan, maritim, pertanian dan promosi budaya. Yang mana masing-masing dianggap sebagai sektor strategis serta prioritas dalam kedaulatan dan kemakmuran bangsa Indonesia. Salah satu agenda pemerintahan Indonesia saat ini adalah pengembangan wilayah di perbatasan dan pedesaan. Yang secara teknis dan logistik memberikan tantangan bagi para pemilik, perencana dan pelaksana proyek di daerah-daerah yang umumnya minim akses tersebut. Selain faktor kesampaian dan geografi, keadaan sosio-ekologi setempat, kekayaan alam unik, dan sumberdaya-resiko-mitigasi geologi menjadi sekian dari banyak parameter input dan restriksi dalam perencanaan serta pelaksanaan pembangunan di daerah perbatasan dan desa-desa terpencil. Pengalaman Encona Engineering dalam merencanakan dan membangun proyek dengan pendekatan antardisiplin dipadukan dengan Teknologi MATA dalam pemetaan dan pengawasan akan memberikan nilai lebih untuk para pemangku kepentingan. Bukan sekedar memotret dengan drone, tapi pendekatan ilmiah, pengalaman dalam bidang engineering antardisiplin, serta pemahaman akan pentingnya aspek keterlibatan masyarakat dan interaksi pembangunan dengan lingkungannya lah yang menjadi dasar filosofi kerjasama ini.

Learn more about Encona Inti Industri.

×